Teori Media Sosial

Dalam beberapa dekade manusia mengalami banyak perubahan yang signifikan, mulai dari dimulainya era revolusi industri dengan ditemukannya mesin uap hingga saat ini kita sudah memasuki era digital yang mana teknologi informasi berkembang dengan sangat pesat.

 

 

 

Pada awal tahun 2020 Indonesia sedang dilanda pademi covid-19 yang membatasi pergerakan masyarakat sehingga masyarakat harus melakukan penyesuaian dengan keadaan melalui penggunaan teknologi informasi yaitu salah satunya sosial media, melalui sosial media ini masyarakat tidak hanya bisa berhubungan satu dengan yang lainnya tetapi juga bisa tetap bekerja tanpa harus berhadapan langsung. Tetapi tetap saja dalam media sosial ada hal-hal yang harus kita ketahui, misalnya tentang teori media sosial. 

 

Menurut Dijck dan Poell (van Dijck and Poell, 2013), sekurang-kurangnya ada tiga logika sosial media yaitu: 

 

 

Programmability,

Sebenarnya media juga terprogram dengan platform media sosial mengarahkan kreativitas pengguna di platform, tetapi pengguna juga punya kemampuan untuk mempengaruhi platform media sosial (human agency).

 

 

2. Popularity

Media sosial dapat mempopulerkan seseorang dengan cara penggunaan dapat memproduksi informasi untuk dimuat dalam platform tersebut tetapi, Platform punya mekanisme untuk mempopulerkan seseorang dengan cara algoritma platform dan buzzer atau sekelompok orang yang mengusahakan sebuah tranding 

 

3. Connectivity

Media sosial dapat menghubungkan banyak orang tetapi, tujuan utama dari sebuah media adalah menghubungkan pengguna dan pengiklan dalam hal ini terdapat 2 sisi yaitu:

Positif: Pengguna menyukai iklan yang disajikan karena biasanya iklan yang ditawarkan biasanya sesuai dengan referensi penggunaannya.

Negatif: Data pribadi pengguna dieksploitasi ke pengiklan sehingga privasi pengguna sudah tidak ada lagi.

Oleh sebab itu logika media sosial connectivity juga diartikan sebagai connectiveness yang berarti Human to human dan connectivity Human to advertisement. 

 

Lalu seberapa penting data? Data pengguna sangat mahal dan singkatnya sangat penting karena dapat digunakan untuk apa saja misalnya iklan, saat kita mengunakan sosial media platform mengetahui apa saja yang kita suka dan tidak suka, semakin sering kita menggunakan media berarti semakin banyak pula data yang kita berikan untuk platform yang dapat mereka gunakan untuk banyak hal, hal ini disebut dengan datafication.

Berdasarkan hal-hal ini, sobat OSC harusnya sudah mengerti apa saja kelebihan dan kekurangan dari media sosial yang selama ini kita pakai, oleh karena itu lebih bijaklah dalam bermedia sosial ya sobat OSC!.

 

Sumber gambar: https://images.app.goo.gl/Ehut6CBMFxaZSkUT6

  32 Views    Likes  

Tips Menjaga Kesehatan selama Nge-Kost

previous post

REVIEW FILM SRI ASIH LANJUTAN DARI GUNDALA
Tips Menjaga Kesehatan selama Nge-Kost

next post

Tips Menjaga Kesehatan selama Nge-Kost

related posts