MENINGGAL KARENA TENGGELAM APAKAH MASUK DALAM GOLONGAN ORANG YANG MATI SYAHID?

“Apakah orang yang meninggal karena tenggelam termasuk ke dalam golongan mati syahid?”

Secara lahiriyah, mati syahid populer untuk orang-orang yang meninggal dalam keadaan perang membela agama islam.

Tahukah kamu? Mati syahid tidak hanya berupa gugur di medan perang ketika membela agama Allah. Ada hal lain diantaranya yang dapat dikategorikan ke dalam mati syahid, diantaranya: Mati di jalan Allah, mati karena penyakit wabah dan mati karena tenggelam.

Artinya: “Rasulullah saw menguji sahabatnya dengan pertanyaan, ‘Siapakah orang yang mati syahid di antara kalian?’ ‘Orang yang gugur di medan perang itulah syahid ya Rasulullah,’ jawab mereka. ‘Kalau begitu, sedikit sekali umatku yang mati syahid.’ ‘Mereka (yang lain) itu lalu siapa ya Rasul?’ ‘Orang yang gugur di medan perang itu syahid, orang yang meninggal di jalan Allah juga syahid, orang yang kena tha’un (wabah) pun syahid, orang yang mati karena sakit perut juga syahid, dan orang yang tenggelam adalah syahid,’ jawab Nabi Muhammad saw,” (HR Muslim).

Dalam riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW mengatakan sabda serupa dengan hadits riwayat Muslim. Hanya saja pada riwayat ini, Rasulullah saw memasukkan korban reruntuhan benda-benda berat sebagai orang yang mencapai derajat syahid.

Artinya: “Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah saw bersabda, ‘Orang yang mati syahid ada lima macam, yaitu orang yang kena tha’un (wabah), orang yang mati karena sakit perut, korban tenggelam, korban yang tertiban reruntuhan, dan orang syahid di jalan Allah.’” (HR Bukhari dan Muslim).

Dari sini ulama membagi tiga kriteria derajat syahadah atau syahid (merujuk kepada orangnya), yakni syahid dunia dan akhirat; syahid akhirat, tidak di dunia; dan syahid di dunia, tidak di akhirat. Ketiganya akan mendapatkan ganjaran sesuai dengan amalnya sebagai keterangan Imam An-Nawawi atas hadits riwayat Muslim berikut ini.

Artinya: “Ulama mengatakan, mereka yang dianggap mati syahid adalah mereka yang gugur bukan di medan perang. Mereka di akhirat kelak menerima pahala sebagaimana pahala para syuhada yang gugur di medan perang. Sedangkan di dunia mereka tetap dimandikan dan dishalatkan sebagaimana penjelasan telah lalu pada bab Iman. Orang mati syahid terdiri atas tiga jenis. Pertama, syahid di dunia dan di akhirat, yaitu mereka yang gugur di medan perang. Kedua, syahid di akhirat, tidak di dunia, yaitu mereka yang disebut dalam hadits ini. Ketiga, syahid di dunia, tidak di akhirat, yaitu mereka yang gugur tetapi berbuat curang terhadap ghanimah atau gugur melarikan diri dari medan perang,” (Imam An-Nawawi, Syarah Shahih Muslim, [Kairo, Darul Hadits: 1422 H/2001 M] juz VII, halaman 72).

MaasyaaAllah, maha penyayang Allah kepada hambanya. Mudah-mudahan kita semua meninggal dunia dalam keadaan sebaik-baik nya dan termasuk ke dalam golongan orang yang mati syahid, Aamiin yaa rabbal alaamiin....

Semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat OSC semua nya. Yuk like dan share artikel ini sebanyak-banyak nya supaya bisa menjadi amal jariyah untuk kita semua. See u.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  44 Views    Likes  

Maba Harus Tahu 6 Skill Penting Sebelum Masuk Kuliah!

previous post

Mengenal Kampus Almamater Para Idol Kpop, Dari Anggota BTS hingga Seventeen.
Maba Harus Tahu 6 Skill Penting Sebelum Masuk Kuliah!

next post

Maba Harus Tahu 6 Skill Penting Sebelum Masuk Kuliah!

related posts