CENTURY EGG: BISA DIBUAT DI RUMAH TANPA MENUNGGU RATUSAN TAHUN!!

Hallo sobat OSC!

Telur merupakan salah satu bahan makanan yang cukup sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Selain mudah didapatkan, telur merupakan bahan makanan sumber protein hewani yang mengandung banyak kandungan gizi yang penting untuk tubuh. Ada macam-macam telur yang diperoleh dari unggas seperti telur ayam kampung, telur ayam ras, telur bebek, dan telur puyuh. Biasanya telur diolah langsung menjadi telur dadar, telur ceplok atau diolah dengan campuran bahan makanan lainnya.

Uniknya, di negara China, telur diolah menjadi telur yang dikenal dengan sebutan “Century Egg”. Menurut sejarah, century egg atau bisa disebut telur pitan berasal dari Yiyang, Hunan, China yang ada sejak zaman Dinasti Ming. Telur pitan menjadi telur khas yang disukai masyarakat Tiongkok dan menjadi tradisi memakan telur pitan saat hari Duanwu Jie (Festival Perahu Naga). Telur pitan dikenal dengan kelezatannya dan memiliki rasa, tekstur, dan aroma yang khas.

Namun, meskipun memiliki nama “Century Egg”, lama pengolahan telur pitan tidak sampai memakan waktu hingga ratusan tahun, lho!

Telur yang biasa dipakai oleh masyarakat China adalah telur ayam atau telur bebek. Secara tradisional, bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan telur pitan yaitu teh hitam, abu kayu, kalsium oksida, garam, dan kulit padi. Cara mengolahnnya pun tergolong mudah.

Pertama, rebus teh dengan air kemudian tambahkan kalsium oksida, garam, dan abu kayu dan diaduk hingga teksturnya mirip seperti pasta yang lembut.

Kedua, lapisi telur yang akan diolah ke dalam adonan pasta tersebut hingga menutupi seluruh bagian telur kemudian dilapisi dengan kulit padi agar tidak saling menempel satu dengan lainnya.

Ketiga, simpan telur yang telah dilapisi dengan pasta dan kulit padi di dalam tempat/gentog yang dilapisi dengan kain selama 4-8 minggu.

Setelah disimpan selama 4-8 minggu, telur akan berubah karena adanya kandungan alkalin yang menaikkan pH telur dan adanya proses kimiawi yang menjadikan telur memiliki bau yang menyengat dan kuat dari telur biasanya. Kuning telur berubah warna menjadi hijau gelap dan putih telur berubah menjadi warna coklat sedikit transparan.

Jika Sobat OSC penasaran dengan bentuk dan rasa dari telur pitan, kalian bisa mempraktikkan sendiri di rumah. Dengan waktu fermentasi selama 4-8 minggu, Sobat OSC bisa mencoba telur pitan atau “Century Egg” ini tanpa menunggu ratusan tahun.

 

Sumber: 

Apriyanto, Yoshua Sujud. 2018. Pengolahan Hasil Ternak Century Egg. 

  12 Views    Likes  

Tips Menjaga Kesehatan selama Nge-Kost

previous post

REVIEW FILM SRI ASIH LANJUTAN DARI GUNDALA
Tips Menjaga Kesehatan selama Nge-Kost

next post

Tips Menjaga Kesehatan selama Nge-Kost

related posts